Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK): Jenis dan Tahapan Pembuatan SIUJK
  • 021-7511922
  • +6285694922440
  • sales@izinin.id
#SIUJK
#Izin Usaha
#Panduan
#Info
#Konstruksi
#jasa
#Sertifikat Standar

Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK): Jenis dan Tahapan Pembuatan SIUJK

  • 24 May 2024

SIUJK adalah jenis surat izin yang wajib dimiliki oleh semua pelaku usaha yang bergerak di bidang konstruksi. Adanya surat izin tersebut menunjukkan perusahaan konstruksi sudah dianggap mampu dan layak untuk mengerjakan proyek sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki perusahaan. Surat SIUJK memiliki masa berlaku selama 3 tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.


Jenis SIUJK dan Tahapan Proses Membuat SIUJK

ilustrasi

Setiap pelaku usaha yang sudah memiliki SIUJK secara otomatis bisa melakukan berbagai macam kegiatan usaha konstruksi. Baik dalam bidang bisnis sebagai pengawas konstruksi, pelaksana konstruksi, perencana hingga konsultan yang berhubungan langsung dengan pekerjaan usaha konstruksi. Untuk mendapatkan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK), Anda harus datang ke kantor LPJK resmi yang berada di wilayah tempat tinggal.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk membuat surat izin tersebut yaitu:

  • Menunjukkan sertifikat lisensi yang bisa membuktikan Anda adalah seorang tenaga ahli dalam konstruksi

  • Mempunyai dokumen SBU atau Sertifikasi Badan Usaha yang asli

  • Salinan Surat Domisili Usaha

  • Salinan NPWP Perusahaan

  • Salinan TDP Perusahaan

  • Salinan SIUP atau NIB

  • Salinan Akta Notaris

  • Salinan KTP para Direktur yang terlibat dalam bisnis konstruksi

Setelah menyiapkan beberapa persyaratan yang diperlukan untuk mengurus SIUJK, Anda sebagai pelaku bisnis harus menentukan besaran proyek yang akan di-handle. Untuk proyek kecil dengan skala biaya di bawah 500 juta rupiah, proyek menengah dengan skala biaya antara 500 juta hingga 10 milyar dan proyek besar dengan skala biaya di atas 10 milyar.

Selanjutnya setelah pelaku usaha menentukan besaran proyeknya, kantor LPJK akan membagi kualifikasi perusahaan dan memasukkannya pada kategori. Kualifikasi tersebut memang dengan sengaja dibuat dengan tujuan agar tak ada kesalahan dalam ADP (Anggaran Dasar Perusahaan).

Berikut kualifikasi perusahaan dan kategori yang diperhatikan dalam proses pembuatan SIUJK adalah:

  • Untuk K1 adalah kategori untuk proyek kecil 1

  • Untuk K2 adalah kategori untuk proyek kecil 3

  • Untuk K3 adalah kategori untuk proyek kecil 3

  • Dan kategori selanjutnya

Sesuai peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, ada 3 jenis IUJK yang sudah sesuai BUJK yang sudah ada, yaitu :

1. IUJK Nasional

Jenis surat izin yang dikeluarkan oleh pemerintah kota atau kabupaten yang sesuai domisili bisnis. IUJK ini dipakai untuk melakukan bisnis atau layanan jasa di bidang konstruksi.

2. IUJK PMA

Jenis surat izin yang dipakai oleh kalangan BUJK PMA guna melaksanakan bisnis jasa konstruksi di wilayah Indonesia. Surat izin ini dikeluarkan oleh BPKM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).

3. IUJK BUJKA

Jenis surat izin yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Surat izin ini merupakan jenis surat izin perwakilan yang diberikan oleh pemerintah untuk bisa melaksanakan kegiatan jasa konstruksi di Indonesia.


Tahapan Proses Pembuatan SIUJK

Secara keseluruhan, dalam membuat SIUJK adalah diperlukan tahapan sejumlah 4 tahapan sebagai berikut :

1. Sertifikasi Tenaga Terampil (SKT) atau Sertifikasi Tenaga Ahli (SKA)

Sebelumnya pahami terlebih dahulu mengenai adanya perbedaan antara Tenaga Terampil dengan Tenaga Ahli. Untuk Tenaga Terampil cenderung pada arah praktik langsung dan keahlian yang dimiliki. Sedangkan untuk Tenaga Ahli merupakan sertifikasi yang dibutuhkan untuk dokumen yang berhubungan dengan bidang manajerial.

Dalam tahapan ini akan berlangsung beberapa langkah yang terdiri dari training serta interview yang mungkin akan membutuhkan waktu sekitar 1 bulan. Setelah perusahaan dinyatakan lulus, selanjutnya pihak asosiasi nantinya mendaftarkan Tenaga Ahli ke LPJK sekaligus mengesahkan SKA/SK.

2. Sertifikasi Badan Usaha (SBU)

Setelah memperoleh SKA dan terdaftar menjadi anggota asosiasi terakreditasi di LPJK barulah bisa mendapatkan SBU. Sertifikat tersebut memiliki kegunaan menjadi bukti pengakuan kualifikasi terhadap kemampuan usaha jasa konstruksi serta hasil penyetaraan kemampuan usaha jasa konstruksi asing. SBU harus dimiliki oleh semua pelaku usaha yang bergerak di bidang konstruksi dengan waktu pemrosesan sekitar 1 bulan lamanya.

3. Verifikasi Sertifikat Standar SIUJK di OSS

Setelah semua persyaratan lengkap, termasuk dokumen SBU dan SKA baru bisa mengajukan permohonan verifikasi sertifikat standar di OSS. Proses verifikasi standar di oss akan dimulai setelah perusahaan dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan yang membutuhkan waktu kurang lebih 4-6 minggu. Bila perusahaan jasa konstruksi yang ditunjuk sudah melakukan verifikasi sertifikat standar di OSS, maka hal tersebut bisa memudahkan perusahaan untuk mengikuti tender proyek konstruksi untuk beragam bidang.

Demikian penjelasan singkat tentang SIUJK adalah jenis surat izin yang harus dimiliki oleh semua pebisnis di bidang konstruksi. Jika Anda mengalami kesulitan untuk mengurus surat izin yang dibutuhkan, bisa mempercayakan proses pembuatannya pada bisnis jasa pembuatan izin yang tersedia. Pilih perusahaan jasa pengurusan izin usaha yang profesional dan terpercaya sehingga memiliki banyak pengalaman untuk mengurus beragam surat perizinan usaha.

logo izinin.id
izinin.id

izinin.id merupakan layanan pengurusan legalitas usaha yang sudah berpengalaman dalam berbagai perizinan usaha dengan biaya terjangkau dan proses yang cepat.